GAMBAR TERAKHIR
- Rincian
- Diterbitkan hari Kamis, 30 Juli 2026 00:00
- Ditulis oleh Stakisia P. Pradestina
- Dibaca: 2128 kali
Baca: KEJADIAN 50
"Memang kamu telah merencanakan yang jahat terhadap aku, tetapi Allah telah merencanakannya demi kebaikan, untuk mewujudkan apa yang terjadi sekarang ini, yakni memelihara hidup banyak orang." (Kejadian 50:20)
Bacaan Alkitab Setahun:
Yesaya 9-12
Beberapa waktu lalu saya bermain puzzle bersama keponakan saya. Ketika menyusun potongan-potongan puzzle yang acak, ia terus bertanya, "Mana kotaknya?" Ia ingin melihat gambar akhirnya agar tahu di mana potongan yang dipegangnya harus diletakkan. Tanpa melihat gambar utuh, ia merasa bingung dan frustrasi.
Dalam pasal terakhir kitab Kejadian, kita melihat gambaran akhir hidup Yusuf. Ia mengalami banyak penderitaan: dibenci saudara-saudaranya, dijual sebagai budak, difitnah, dan dipenjara. Semua pengalaman itu mungkin terasa membingungkan baginya. Namun, ternyata setiap bagian hidupnya sedang disatukan dalam rencana Allah.
Ketika saudara-saudaranya takut Yusuf akan membalas dendam, ia berkata bahwa meskipun mereka merencanakan yang jahat, Allah memakainya untuk kebaikan, yaitu menyelamatkan banyak orang. Yusuf tidak hanya melihat potongan-potongan hidup yang menyakitkan, tetapi percaya bahwa Allah memegang gambaran besar dari hidupnya.
Demikian juga hidup kita. Banyak pengalaman terasa acak dan sulit dimengerti. Namun, seperti puzzle, setiap bagian memiliki tempat dalam rencana Tuhan. Kita mungkin belum melihat gambaran utuhnya, tetapi Allah sudah mengetahuinya. Saat kita memercayakan hidup kita kepada-Nya, Ia sedang menyusun sesuatu yang jauh lebih indah dari yang kita bayangkan.
—STP/www.renunganharian.net
TANGAN TUHAN SEDANG MERENDA KARYA YANG INDAH DALAM HIDUP KITA,
BAHKAN SAAT KITA BELUM BISA MELIHAT GAMBAR UTUHNYA
Anda diberkati melalui Renungan Harian®?
Jadilah berkat dengan mendukung pelayanan kami.
Rek. BCA No. 456 500 8880 a.n. Yayasan Pelayanan Gloria


