1 2 3 4 5 Rating 0 (0 Votes)

Sahabat  yang terkasih,

Syahdan orang Indonesia dikenal suka “otak-atik gathuk”. Kata “JOY” sering kali diartikan J=Jesus, O=Others/sesama, dan Y=You/kita. Bila kita ingin mengalami “JOY” yang sesungguhnya, prioritaskan Yesus sebagai pusat hidup dan pengabdian kita (gereja-Nya), setelah itu utamakan orang lain, terakhir baru utamakan diri sendiri.

Yang membuat kita kehilangan “JOY” yang sejati adalah karena penerapannya terbalik. Murid-murid yang ketakutan karena kematian Tuhan Yesus dan dituduh mencuri mayat-Nya, memilih mencari keselamatan diri sendiri. Perjumpaan dengan Yesus yang bangkit, membuat mereka mengalami “JOY” yang sesungguhnya. Sebagai buah sukacita sejati, mereka rela berbagi hidup dan menaati perintah Yesus untuk pergi memberitakan Injil keselamatan bagi dunia. Sebab tidak ada nama lain yang oleh-Nya manusia bisa diselamatkan, kecuali dalam nama Yesus Kristus.

Mari kita utamakan Yesus dengan menaati Amanat Agung-Nya, jangkaulah jiwa-jiwa yang belum mengenal-Nya dan hidup dalam bayang-bayang maut, agar mereka diperdamaikan dengan Allah dalam Kristus. Ketika satu jiwa dimenangkan melalui kesaksian hidup kita, di sana ada sukacita sejati.

 

—Pemimpin Umum: Pdt. Em. Susanto
—Pemimpin Redaksi: Lilis Indriastuti


Renungan via Hari Ini

Klik SUBSCRIBE + Tanda Lonceng 🔔 untuk mendapatkan notifikasi saat renungan terbaru sudah tersedia.