1 2 3 4 5 Rating 0 (0 Votes)

Sahabat  yang terkasih,

Empat hari tanpa air, atau empat menit tanpa oksigen, kematian akan menjemput manusia. Namun hanya perlu kurang dari empat detik tanpa harapan, manusia akan mati. Harapan bagai sinar lilin kecil menghadapi kepungan gelap gulitanya perjuangan hidup. Tak peduli sepedih, sesakit, seberat, sesendiri, sefrustrasi apa pun hidup kita, bila masih ada secercah harapan, itu menjadi suluh pemandu manusia tetap berjuang menyelesaikan tugasnya untuk hidup penuh makna bagi Sang Pencipta dan orang-orang yang dicintainya.

Seperti Maria Magdalena yang sangat sedih menyaksikan Tuhannya mati disalibkan. Ia tidak menyerah. Di pagi buta ia bergegas ke kubur Yesus. Ialah orang pertama yang berjumpa dengan Yesus yang bangkit dan menang atas maut. Secercah harapan telah menghapus keputusasaannya. Ialah pengabar pertama kebangkitan Yesus Juru Selamat dunia yang menjadi sumber pengharapan seluruh umat manusia.

Di tengah keputusasaan yang sedang melanda dunia, adakah Anda dan saya tetap setia membawa secercah harapan bagi orang-orang di sekitar kita? Selamat Paskah 2021.

 

—Pemimpin Umum: Pdt. Em. Susanto
—Pemimpin Redaksi: Lilis Indriastuti


Renungan via Hari Ini

Klik SUBSCRIBE + Tanda Lonceng 🔔 untuk mendapatkan notifikasi saat renungan terbaru sudah tersedia.