Sudah terbit: Volume 57!
Sudah terbit: Volume 33!

MEMBUANG DIRI

1 2 3 4 5 Rating 4.74 (27 Votes)
AddThis Social Bookmark Button

Baca: Amsal 15:32

Siapa mengabaikan didikan membuang dirinya sendiri, tetapi siapa mendengarkan teguran, memperoleh akal budi. (Amsal 15:32)


Bacaan Alkitab Setahun: 
Yeremia 26-28



Pernahkah kita melihat ada orang yang membuang dirinya? Mungkin secara harfiah, hal itu sangat jarang terjadi. Namun, melalui pengamatan akan kehidupan di sekitar kita dengan mudah kita akan menemukan ada orang-orang yang melakukannya. Ya, secara sadar maupun tidak, mereka seperti membuang diri dengan melakukan hal-hal yang merusak diri sendiri, meresahkan masyarakat, dan hidup berkubang dalam dosa. Mereka mungkin mengerti bahwa perbuatannya salah, tetapi mereka menikmati keadaan tersebut dan tidak berencana untuk keluar dari keadaan itu! 

Mengenai hal ini, Alkitab berkata bahwa orang yang mengabaikan didikan, termasuk yang menolak teguran, seperti sedang membuang dirinya. Orang yang demikian sebenarnya tidak sedang mengasihi dirinya karena ia membiarkan dirinya berjalan menuju ke arah yang salah. Mengenai didikan, firman Tuhan juga berkata, “Hai anakku, janganlah engkau menolak didikan TUHAN, dan janganlah engkau bosan akan peringatan-Nya. Karena TUHAN memberi hajaran kepada yang dikasihi-Nya, seperti seorang ayah kepada anak yang disayangi” (Ams. 3:11-12). Hanya ketika kita membuka hati, maka kita akan memiliki kelembutan hati untuk menerima setiap didikan dan pengajaran dari Allah maupun manusia. 

Kehidupan ini terlalu berharga untuk disia-siakan dengan “membuang diri”. Melalui kehidupan yang telah ditebus melalui pengurbanan Kristus, Allah menghendaki agar kita mempergunakan hidup kita sebaik mungkin, bermanfat bagi sesama, dan memuliakan nama-Nya, bukan untuk dibuang atau disia-siakan!

—GHJ/www.renunganharian.net


ORANG YANG MENOLAK DIDIKAN, SEBENARNYA TIDAK MENGASIHI DIRINYA


Anda diberkati melalui Renungan Harian?
Jadilah berkat dengan mendukung pelayanan kami.
Rek. Renungan Harian BCA No. 456 500 8880 a.n. Yayasan Gloria

Respons: