Sudah terbit: Volume 47!
Sudah terbit: Volume 30!

MUSIM YANG TEPAT

1 2 3 4 5 Rating 4.59 (27 Votes)
AddThis Social Bookmark Button

Baca: Rut 1:15-22

Dan sampailah mereka ke Betlehem pada permulaan musim menuai jelai. (Rut 1:22b)


Bacaan Alkitab Setahun: 
Keluaran 17-19



Sepeninggal suami dan kedua anak laki-lakinya, Naomi kembali ke Israel, kampung halamannya bersama Rut, menantunya yang juga sedang berduka. Naomi menyebut dirinya Mara atau mata air yang pahit, sebagai ungkapan kesedihan dan kekecewaannya kepada Tuhan. Menariknya, tanpa mereka sadari, musim menuai jelai baru saja dimulai ketika mereka tiba. 

Setelah berbagai situasi yang tidak mengenakkan, kepedihan, kehilangan dan keputusasaan (Rut 1:1-5) keadaan pun berbalik kepada kebaikan yang tak terduga. Kebaikan Rut kepada Naomi (ay. 16-17, Rut 2:11-12) dan kebaikan Boas terhadap Rut (Rut 2:13-14), semuanya melibatkan orang-orang biasa. Dua orang janda dan seorang Boas, keturunan seorang pelacur (Mat. 1:5). Rut yang awalnya hanya sebagai pekerja di ladang milik Boas berakhir menjadi istri dan ibu dari seseorang yang akan berada dalam garis keturunan sang Mesias. 

Saat hidup membawa anda pada situasi tidak mengenakkan, kemalangan dalam pekerjaan, kehilangan mereka yang dikasihi, pun kehilangan kesempatan dan rencana yang gagal, tetaplah beriman bahwa itu semua merupakan sebuah awal untuk melihat rencana Tuhan yang indah. Seperti Rut dan Naomi yang tak menyadari musim baru yang adalah awal dari berkat Tuhan bagi kehidupan mereka dan keturunan mereka, tetap melangkah dan percaya akan membawa anda menyaksikan kemurahan Tuhan. Apa yang mengecewakan hari ini bisa jadi adalah awal dari sebuah musim menuai jelai yang diberikan Tuhan. Ingatlah kata Pemazmur: "Nantikanlah TUHAN dan tetap ikutilah jalan-Nya" (Mzm. 37:34).

—YES/www.renunganharian.net

BERSAMA TUHAN APA YANG NAMPAK BURUK
TAK PERNAH BENAR-BENAR BURUK


Anda diberkati melalui Renungan Harian?
Jadilah berkat dengan mendukung pelayanan kami.
Rek. Renungan Harian BCA No. 456 500 8880 a.n. Yayasan Gloria

Respons: