Sudah terbit: Volume 51!
Sudah terbit: Volume 33!

LEGENDA BASKET

1 2 3 4 5 Rating 4.63 (19 Votes)
AddThis Social Bookmark Button

Baca: Bilangan 14:1-38

Dan berkata kepada segenap umat Israel: “Negeri yang kami lalui untuk diintai itu adalah luar biasa baiknya.” (Bilangan 14:7)


Bacaan Alkitab Setahun: 
1 Petrus 1-2



Rick Bailey adalah salah seorang pemain basket legendaris dalam sejarah NBA. Pada pramusim basket tahun 1978 sampai 1979, statistiknya dalam lemparan bebas adalah sebanyak 94,7%. Satu hal yang membuatnya berbeda adalah caranya menembak saat mendapatkan lemparan bebas. Alih-alih melempar seperti kebiasaan pemain basket pada umumnya, ia justru menggunakan kedua tangannya dan menembakan bola dari bawah ke atas. 

Kaleb dan Yosua berani tampil berbeda dalam tataran yang lain. Mereka berani melawan arus saat kesepuluh rekan yang lain merasa pesimistis untuk dapat masuk ke tanah Kanaan. Kaleb dengan berani berkata, “Tidak! Kita akan maju dan menduduki negeri itu, sebab kita pasti akan mengalahkannya!” (Bil. 13:30). Kaleb dan Yosua tetap berpegang pada iman kepada Tuhan dan meneguhkan hati mereka. Mereka berani membayar harga, siap menanggung risiko, dan bahkan mempertaruhkan nyawa. Ya, ketika tetap teguh mengikuti jalan Tuhan dan tidak mau mengikuti arus, Kaleb dan Yosua nyaris mati karena orang-orang Israel hendak melempari mereka dengan batu (ay. 10). 

Menjadi berbeda bukanlah hal yang mudah dilakukan. Sering kali ada risiko ketika seseorang menjunjung kebenaran firman- Nya ketika kebanyakan orang melanggarnya. Meskipun demikian, menjadi berbeda bukanlah sesuatu yang mustahil untuk diwujudkan. Lihatlah Yosua dan Kaleb. Ada berkat besar yang Tuhan berikan kepada mereka yang berani menegakkan kebenaran-Nya dan berani melawan arus dunia (ay. 24).

—SPP/www.renunganharian.net


JANGAN MENJADI SERUPA DENGAN DUNIA INI, TETAPI MARI BERTUMBUH
MENJADI SEMAKIN SERUPA DENGAN KRISTUS


Anda diberkati melalui Renungan Harian?
Jadilah berkat dengan mendukung pelayanan kami.
Rek. Renungan Harian BCA No. 456 500 8880 a.n. Yayasan Gloria

Respons: