Sudah terbit: Volume 42!
Sudah terbit: Volume 25!

MEMBUANG KEMARAHAN

1 2 3 4 5 Rating 4.71 (17 Votes)
AddThis Social Bookmark Button

Baca: Kolose 3:5-10

Tetapi sekarang, buanglah semuanya ini, yaitu marah, geram, kejahatan, fitnah dan kata-kata kotor yang keluar dari mulutmu. (Kolose 3:8)


Bacaan Alkitab Setahun: 
Yeremia 26-28



Seorang teman memaki dan mengancam di dinding Facebook. Saya mengira akunnya dibajak. Ternyata tidak. Status itu benar-benar merupakan ungkapan kekesalannya atas perselisihannya dengan seseorang. Sungguh di luar dugaan sebab saya mengenalnya sebagai orang baik. 

Kemarahan bukan untuk dipendam, tetapi juga bukan untuk diungkapkan secara meledak-ledak. Dalam keadaan sangat marah, orang biasanya jadi tak terkendali dalam berkata-kata. Pikirannya cenderung negatif dan tindakannya berpotensi membahayakan diri sendiri dan orang lain. Karena itu, kemarahan harus dikelola serta disalurkan secara sehat. Tidak salah jika kita menulis untuk melampiaskan kemarahan. Namun, ekspresi kemarahan itu tidak perlu disebarluaskan melalui media sosial. 

Mengingat jati diri sebagai manusia baru, kita didorong untuk harus membuang segala macam keinginan jahat seperti kemarahan, kebencian, kesukaan menjelekkan orang lain, dan kebiasaan mengucapkan perkataan kotor. Pikiran dan hati harus disesuaikan dengan pikiran dan hati Kristus sehingga menyenangkan Allah dengan melakukan kehendak-Nya yang mulia dan bernilai kekal. 

Perubahan hidup orang percaya harus terjadi secara terus-menerus. Senantiasa menolak melakukan hal yang jahat dan menggantinya dengan perbuatan yang baik sehingga semakin hari semakin serupa dengan Kristus. Bukankah kehidupan Kristen harus memberi dampak melalui sikap Kristiani yang rendah hati, lemah lembut, sabar dan penuh kasih?

—EBL/www.renunganharian.net


JATI DIRI ORANG KRISTEN TERWUJUD DALAM PERUBAHAN HIDUP,
MENINGGALKAN DOSA DAN MENJADI SEMAKIN SERUPA DENGAN KRISTUS


Anda diberkati melalui Renungan Harian?
Jadilah berkat dengan mendukung pelayanan kami.
Rek. Renungan Harian BCA No. 456 500 8880 a.n. Yayasan Gloria

Respons: