PENGAMPUNAN DAN KELEGAAN

1 2 3 4 5 Rating 4.53 (17 Votes)
AddThis Social Bookmark Button

Baca: Yohanes 8:1-11

Jawabnya, "Tidak ada, Tuan." Lalu kata Yesus, "Aku pun tidak menghukum engkau. Pergilah, dan mulai sekarang, jangan berbuat dosa lagi." (Yohanes 8:11)


Bacaan Alkitab Setahun: 
2 Korintus 1-4



Dalam suatu acara di radio Kristen, seorang pendengar perempuan menceritakan pergumulan hidupnya. Ia telanjur menyerahkan keperawanan kepada pacarnya dan merasa bersalah. “Apa yang harus saya lakukan, Mas?” tanya perempuan tersebut melalui SMS. Narasumber pun menyampaikan tentang pengampunan dan kesempatan baru yang Tuhan sediakan bagi kita, seperti yang pernah Yesus berikan kepada perempuan yang kedapatan berzinah. 

Perempuan berdosa itu mungkin merasa bahwa hidupnya tak lama lagi akan berakhir. Perbuatan mesumnya dipergoki oleh para ahli agama, yang segera membawanya kepada Yesus. Terbayang olehnya bahwa Yesus juga akan menyetujui hukuman rajam bagi dirinya, seperti tuntutan Taurat. Ia mungkin merasa sedikit lega ketika Yesus menulis di tanah, lalu berkata, “Siapa yang tak bersalah, boleh melempar batu lebih dahulu.” Kelegaan semakin dirasakan olehnya ketika orang banyak pergi dan Yesus berkata bahwa Dia pun tidak menghukumnya. “Pergilah dan jangan berbuat dosa lagi,” kata Yesus. 

Pengampunan dan kelegaan adalah dua hal yang sangat dibutuhkan oleh orang yang menyadari kesalahannya setelah berbuat dosa. Hal ini hanya dapat diberikan oleh Tuhan, Sang Maha Pengampun. Apakah saat ini kita sedang merasa bersalah akibat dari dosa yang telah kita perbuat? Datanglah kepada-Nya tanpa keraguan. Pengampunan dan kelegaan masih tersedia bagi mereka yang datang dengan kesungguhan kepada-Nya. Selanjutnya, jalanilah hidup baru dengan menjauhkan diri dari dosa dan segala macam kejahatan. —GHJ

PENGAMPUNAN DIBERIKAN UNTUK MEMPERBARUI HIDUP,
BUKAN UNTUK MENERUSKAN KEHIDUPAN DALAM DOSA


Anda diberkati melalui Renungan Harian?
Jadilah berkat dengan mendukung pelayanan kami.
Rek. Renungan Harian BCA No. 456 500 8880 a.n. Yayasan Gloria

Respons: