Sudah terbit: Volume 57!
Sudah terbit: Volume 33!

MENCUKUPKAN DIRI

1 2 3 4 5 Rating 4.40 (25 Votes)
AddThis Social Bookmark Button

Baca: Filipi 4:10-20

Sebab aku telah belajar mencukupkan diri dalam segala keadaan. (Filipi 4:11)


Bacaan Alkitab Setahun:
Kidung Agung 5-8



Seorang pengusaha sukses mengalami kebangkrutan saat krisis moneter. Namun, ia tetap aktif melayani Tuhan dan tertawa-tawa, seolah tidak terjadi apa-apa. Rahasianya? ”Saya memulai usaha dari bawah, dari sepetak kamar kontrakan. Kalau saya harus kehilangan semua, bukan masalah. Toh saya dapat mulai lagi dari sepetak kamar kontrakan. Saya dapat menjadi sopir taksi atau berjualan sate di pinggir jalan.” Saya terkesan oleh sikapnya yang dapat mencukupkan diri dalam segala keadaan itu.

Sebelum bertobat, Paulus (dulunya Saulus) seorang yang berkuasa dan berkelimpahan materi. Dalam perjalanannya mengikut Kristus, sering kali hidupnya jauh dari kata “nyaman” menurut dunia. Ketika menuliskan surat ini, ia sedang menjadi tawanan di penjara Roma. Bukan karena Paulus hebat dan tahan banting jikalau ia telah dan dapat menanggung semua itu, tetapi karena ia belajar mencukupkan diri, menerima apa pun yang dialaminya, dan senantiasa percaya Tuhan memberikan kekuatan kepadanya (ay. 11-13). Terlebih lagi, Paulus belajar menerima dengan ucapan syukur segala bentuk pertolongan saudara-saudara seimannya (ay. 14-18) dan menyadari bahwa Allah akan menyediakan segala kebutuhan mereka (ay. 19).

Memang tidak banyak dari kita yang mengalami kasus seperti Paulus, tetapi kita semua, mau tidak mau, suka tidak suka, pasti menghadapi kesulitan. Di tengah situasi yang berubah-ubah ini, Paulus mendorong kita untuk terus memercayai Allah yang sanggup memelihara dan mencukupkan kita dalam segala keadaan.DEW

KURANGNYA RASA BERSYUKUR MENGAKIBATKAN
KITA TIDAK PERNAH MERASA CUKUP


Anda diberkati melalui Renungan Harian?
Jadilah berkat dengan mendukung pelayanan kami.
Rek. Renungan Harian BCA No. 456 500 8880 a.n. Yayasan Gloria

Respons: