ALLAH YANG DERMAWAN

1 2 3 4 5 Rating 4.56 (16 Votes)
AddThis Social Bookmark Button

Baca: Matius 20:1-16

Tidakkah aku bebas mempergunakan milikku menurut kehendak hatiku? Atau iri hatikah engkau, karena aku murah hati? (Matius 20:15)


Bacaan Alkitab Setahun:
Yesaya 27-31



Salah satu alasan mengapa saya sangat bersyukur sebagai umat Allah adalah karena saya menyembah Allah yang murah hati. Bagi saya secara pribadi, rasanya tidak ada Allah yang begitu murah hati kepada umat-Nya selain Bapa Surgawi yang kita kenal di dalam nama Yesus. Melalui perumpamaan tentang orang upahan di kebun anggur, kita akan belajar mengenai kemurahan hati Allah kita.

Dalam perumpamaan tersebut, diceritakan adanya masalah ketika para pekerja menerima pembagian upah atas hasil kerja mereka. Mereka yang bekerja lebih dahulu merasa keberatan karena upah mereka sama dengan pekerja yang hanya bekerja selama satu jam. Namun, pemilik kebun anggur menegaskan bahwa ia bukan berlaku tidak adil dalam hal ini karena sebelumnya mereka sudah sepakat menerima upah satu dinar sehari. Kemurahan hatinya itu, yang sukar dipahami oleh para pekerja yang terdahulu, tentulah sangat disyukuri oleh pekerja terakhir yang hanya satu jam berkeringat.

Berbicara mengenai sifat Allah yang murah hati, Alkitab juga mencatat bahwa Allah kita menerbitkan matahari bagi orang jahat dan orang baik. Dia juga menurunkan hujan bagi orang benar maupun orang yang tidak benar (band. Mat. 5:45). Kasih di dalam diri-Nya membuat Allah bermurah hati terhadap ciptaan-Nya.

Jika Allah begitu murah hati terhadap ciptaan-Nya, seyogyanya umat-Nya juga menerapkan gaya hidup murah hati dalam hidup keseharian. Biarlah dunia melihat bahwa Allah kita murah hati melalui perbuatan kita. Mari bermurah hati!— IDO

ORANG KRISTEN YANG BERMURAH HATI SEDANG MEMANCARKAN
KEPADA DUNIA KARAKTER BAPANYA YANG MURAH HATI


Anda diberkati melalui Renungan Harian?
Jadilah berkat dengan mendukung pelayanan kami.
Rek. Renungan Harian BCA No. 456 500 8880 a.n. Yayasan Gloria

Respons: