Sudah terbit: Volume 57!
Sudah terbit: Volume 33!

DOSA BERULANG

1 2 3 4 5 Rating 5.00 (1 Vote)
AddThis Social Bookmark Button

Baca: 1 Raja-raja 13

Sesudah peristiwa ini pun Yerobeam tidak berbalik dari kelakuannya yang jahat itu, tetapi mengangkat pula imam-imam dari kalangan rakyat untuk bukit-bukit pengurbanan. (1 Raja-raja 13:33)


Bacaan Alkitab Setahun:
Ayub 21-24



Suatu kali teman saya mengalami kecelakaan setelah mengendarai motor dengan kecepatan tinggi. Ia jatuh terguling-guling di jalan raya dan sempat pingsan selama beberapa hari. Gegar otak yang ia alami menyebabkannya sering mengalami sakit kepala hebat. Namun, beberapa waktu kemudian ia pulih secara ajaib. Sejak itu, ia lebih berhati-hati bila berkendaraan.

Pengalaman tertentu dapat menjadi peringatan yang mendorong seseorang menghentikan kebiasaan buruknya. Hal ini tidak berlaku bagi Yerobeam. Raja ini mendirikan mezbah pengurbanan untuk patung anak-anak lembu (12:32). Seorang nabi menyampaikan peringatan dari TUHAN dalam bentuk tanda ajaib, yaitu mezbah itu akan pecah sehingga abu yang di atasnya tercurah (ay. 3, 5). Tanda peringatan yang tak kurang kerasnya adalah Yerobeam tidak dapat menarik kembali tangannya ketika memerintahkan penangkapan terhadap nabi itu (ay. 4). Namun, sesaat setelah Tuhan berbelas kasihan dan memulihkannya, Yerobeam pun kembali pada dosa lamanya. Akibatnya, seluruh keluarganya dimusnahkan dari muka bumi (ay. 34).

Yesus Kristus sudah mengampuni kita secara sempurna, namun dosa tetap merupakan masalah yang sangat serius. Kecanduan terhadap dosa dapat menghancurkan hidup kita. Apakah saat ini Anda terikat oleh dosa tertentu? Rasanya sulit untuk tidak mengulanginya? Mintalah kepada Tuhan untuk memberi hati yang peka terhadap peringatan-Nya dan kekuatan untuk bertobat dari dosa tersebut.-HEM

ANUGERAH-NYA MENGAMPUNI KITA DAN MEMAMPUKAN KITA
MEMUTUSKAN LINGKARAN SETAN KEBIASAAN BERDOSA


Anda diberkati melalui Renungan Harian?
Jadilah berkat dengan mendukung pelayanan kami.
Rek. Renungan Harian BCA No. 456 500 8880 a.n. Yayasan Gloria

Respons: