Sudah terbit: Volume 57!
Sudah terbit: Volume 33!

MENGAPA BERBAGI?

1 2 3 4 5 Rating 4.86 (21 Votes)
AddThis Social Bookmark Button

Baca: Lukas 14:12-14

“Tetapi apabila engkau mengadakan perjamuan, undanglah orang-orang miskin, orang-orang cacat, orang-orang lumpuh dan orang-orang buta.” (Lukas 14:13)


Bacaan Alkitab Setahun: 
1 Tawarikh 17-20



Seseorang menggelar pesta perkawinan besar-besaran. Ia mengundang orang-orang yang terkenal dan mempunyai status sosial yang setara atau lebih tinggi. Beritanya disiarkan televisi sehingga banyak orang yang melihatnya memuji dan berdecak kagum. Baginya, pujian dan decak kagum orang lain itu sungguh membanggakan. 

Yesus sedang ada di dalam acara perjamuan. Setelah berbicara kepada tamu-tamu yang diundang tentang sikap rendah hati (ay. 7-11), Dia berbicara kepada orang yang mengundang-Nya. Dia mengkritik sesuatu yang dianggap sebagai kewajaran pada saat itu, yaitu ketika seseorang mengadakan perjamuan ia hanya mengundang orang-orang yang punya hubungan baik, kerabat, dan tetangga-tetangga kaya yang nantinya dapat memberikan balasan kepadanya. Berbagi melalui perjamuan bukanlah hanya untuk orang-orang tertentu dan untuk mendapatkan balasan, tetapi sebuah pelayanan yang tulus bagi sesama, termasuk orang-orang yang lemah dan membutuhkan bantuan. Pelayanan yang tidak menguntungkan dan tidak dipuji dunia, tetapi dihargai oleh Tuhan. 

Di sekitar kita, orang kerap berbagi sesuatu dengan motivasi agar dilihat, dipuji, dan mendapatkan balasan dari orang lain. Orientasi mereka adalah penghormatan dunia. Namun, anak-anak Tuhan seharusnya berbeda karena berorientasi pada kehidupan yang akan datang bersama Tuhan. Marilah kita berbagi berkat kepada sesama bukan untuk kebanggaan dan mendapatkan balasan, tetapi sebagai ungkapan syukur karena anugerah Tuhan.

—ANT/www.renunganharian.net


KEBAHAGIAAN DAN BERKAT SEPANTASNYA DIBAGIKAN
UNTUK MELAYANI SESAMA DENGAN TULUS


Anda diberkati melalui Renungan Harian?
Jadilah berkat dengan mendukung pelayanan kami.
Rek. Renungan Harian BCA No. 456 500 8880 a.n. Yayasan Gloria

Respons: