Sudah terbit: Volume 57!
Sudah terbit: Volume 33!

ORANG KUDUS

1 2 3 4 5 Rating 4.45 (20 Votes)
AddThis Social Bookmark Button

Baca: Efesus 1:1-14

Dari Paulus, rasul Kristus Yesus atas kehendak Allah. Kepada orang-orang kudus di Efesus, orang-orang percaya dalam Kristus Yesus. (Efesus 1:1)


Bacaan Alkitab Setahun:
Yeremia 37-40



Suatu hari saya bertanya kepada mahasiswa teologi di kelas saya. “Apakah kalian orang kudus? Siapa yang mengaku orang kudus, silakan angkat tangan!” Hanya beberapa tangan yang teracung. Yang lainnya menjawab, “Saya belum kudus, Pak. Masih banyak dosa!”

Kamus mengartikan ‘kudus’ sebagai ‘suci, murni, sakral, tanpa dosa, dan tanpa cacat cela’. Namun dalam Alkitab, kata ‘kudus’ dapat berarti ‘terpisah, dikhususkan, diasingkan’ oleh Tuhan. Dalam Perjanjian Lama, Allah menyebut umat-Nya kudus dan menuntut mereka hidup kudus. Mungkinkah mereka hidup tanpa berdosa sama sekali? Mustahil! Akan tetapi, Allah memisahkan mereka dari bangsa-bangsa lain sebagai umat percontohan, agar melalui mereka Allah dikenal di muka bumi.

Paulus menegaskan bahwa yang dimaksudkan dengan orang kudus adalah setiap orang yang percaya kepada Tuhan Yesus. Ia menyapa para penerima suratnya sebagai orang kudus (misalnya Rm. 1:7; 1 Kor. 1:2; 2 Kor. 1:1; Flp. 1:1). Mereka adalah orang-orang yang sudah dipisahkan oleh Allah dari dunia, dengan cara menebus mereka melalui pengurbanan Kristus. Darah-Nyalah yang menguduskan semua orang percaya. Tujuannya adalah agar mereka membawa dan bersaksi tentang kekudusan Allah kepada dunia (bdk. 1 Ptr. 2:9).

Setelah penjelasan itu, kembali saya mengajukan pertanyaan yang sama kepada mereka. Kali ini semua mengacungkan tangan dengan yakin dan tersenyum. Sekarang giliran Anda menjawabnya: Apakah Anda orang kudus? Hanya Kristuslah yang dapat menjadikan Anda kudus!— HT

KEKUDUSAN ADALAH ANUGERAH DARI ALLAH,
BUKAN HASIL PENCAPAIAN PRIBADI KITA


Anda diberkati melalui Renungan Harian?
Jadilah berkat dengan mendukung pelayanan kami.
Rek. Renungan Harian BCA No. 456 500 8880 a.n. Yayasan Gloria

Respons: